Pemujakelana.
Kita hanyalah pengelana yang singgah sebentar di kepala orang lain, berharap meninggalkan jejak yang bermakna.
— Pemujakelana
Terbaru
Selembar Kertas Tak Akan Mampu Mengamini Dua Takdir Yang Berlainan
"Kutatap seksama kerutan carut marut ditelapak tanganku, meraba tiap lekuk garis mencari namamu yang sengaja diselundupkan oleh takdir hingga kita haru..."
Baca Selengkapnya